confirmation of order

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

CONFIRMATION OF ORDER 

 

INTERNATIONAL GARMENT CORPORATION OF INDONESIA

Jln. Panglima Polem Raya No. 21

Surabaya 10012

 

Order Form

 

Date: 2 May, 2013

To: Bandung Continental Hotel

14 Jln Papandayan

Bandung 20001

Jawa Barat

 

Purchase Order: No. 326T

 

No

Items

Number of Item

Catalogue Number

Price per Unit (Rp)

Total Price (Rp)

1

Towel

300

245 M

25,000.00

7500000

2

Blanket

200

176 T

30,000.00

6000000

3

Bed-cover

100

370 S

50,000.00

5000000

4

Napkin

300

192 R

8,000.00

2400000

5

Carpet

30

087 P

300,000.00

9000000

 

 

 

 

Total Value

29900000

 

Walter D.Spencer

Purchase Manager

 

 

 

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

PLACING ORDERS

 

 

INTERNATIONAL GARMENT CORPORATION OF INDONESIA

Jln. Panglima Polem Raya No. 21

Surabaya 10012

 

 

Ref: DA /MM/14F

Our ref: WS/NC/2B

 

2nd May, 2013

Mr. Walter D. Spencer

Purchase Manager

Bandung Continental Hotel

14 Jln Papandayan

Bandung 20001

Jawa Barat

 

Dear Mr. Walter,

 

 

Subject: Purchase order No. 326T

 

 

Thank you for your letter of 4 April, enclosing your catalogue, price-list, and terms of payment.

 

 

We have studied your catalogue very carefully and are very pleased with the quality of the typewriters you offered.

 

 

We enclose our hotel purchase order and shall pay for the typewriters by banker’s transfer on receipt of your pro-forma invoice.

 

 

 

Yours sincerely,

 

 

 

 

Dw Anggraeni

Marketing Manager

 

task.2

Nama   : Dwi Anggraeni

 

Npm    : 10209830

 

Class    : 4 EA 13

 

 

 

BLOCK STYLE                                                                                           TASK2

 

 

 

INTERNATIONAL GARMENT CORPORATION OF INDONESIA

 

Jln. Panglima Polem Raya No.21

 

SURABAYA 10012

 

INDONESIA

 

 

Ref : DA/LG/14F                                                                                          11th April, 2013

 

 

 

 

 

Mr. Walter D. Spencer

 

Purchase manager

 

Bandung Continental Hotel

 

14 Jln. Papandayan

 

Bandung 20001

Jawa Barat

Dear Mr. Walter,

 

 

We have pleasure in sending you a copy of our catalogue, price-list and term of payment for order towel which designed specially for your hotel guest.

 

 

We are able to other a special discount of a 15 percent on all orders above Rp.15,000,000.00.

 

 

We are offering an article of the highest quality at a very reasonable price and hope you will take opportunity to try it.

 

 

 

Yours Sincerely,

 

 

DWI ANGGRAENI

 

Marketing Manager

 

Encl : 3

 

 

ENGLISH BUSINESS TASK.2

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Nama   : Dwi Anggraeni

Npm    : 10209830

Class    : 4 EA 13

 

BLOCK STYLE                                                                                           TASK2

 

 

INTERNATIONAL GARMENT CORPORATION OF INDONESIA

Jln. Panglima Polem Raya No.21

SURABAYA 10012

INDONESIA

 

 

Ref : DA/LG/14F                                                                                          11th April, 2013

 

 

Mr. Walter D. Spencer

Purchase manager

Bandung Continental Hotel

14 Jln. Papandayan

Bandung 20001

Jawa Barat

 

Dear Mr. Walter,

 

We have pleasure in sending you a copy of our catalogue, price-list and term of payment for order towel which designed specially for your hotel guest.

 

We are able to other a special discount of a 15 percent on all orders above Rp.15,000,000.00.

 

We are offering an article of the highest quality at a very reasonable price and hope you will take opportunity to try it.

 

Yours Sincerely,

 

 

 

DWI ANGGRAENI

Marketing Manager

Encl : 3

 

 

business letter

CAMBRIDGE ELECTRONIC CORPORATION
231 Blackmore Street
New york, N.Y. 20011 USA

Ref : JS/LL/12B
17th April, 2013

Messrs. Johnson Smith & carlton Ltd
Managing director
16 fifth evenue street
Los Angeles, USA

Dear sirs,
We have to remind you that your account for televisions ordered on 12 february has not yet been paid. Therefore, Discount cannot now bw allowed.
You will remember that we went to some trouble to meet your delivery date, and we are sure that you would not wish to inconvenience us by delaying your payment.
A copy of the statement is enclosed, and we shall be glad to receive your cheque by return.

Yours faithfully,

Jonatan R. Smith
Managing director

KIAT-KIAT MENJADI USAHA SUKSES juga TIDAK MELUPAKAN ETIKA PEMBISNIS

1. Awali Dengan Impian dan Imajinasi

Sebelum manusia bisa mendarat di bulan, tak pernah ada yang berfikir bahwa hal  itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah  sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun impian dan imajinasi itu akhirnya berubah menjadi kenyataan ketika  seseorang telah membuktikannya dengan pendaratan manusia pertama kali ke bulan. Yang perlu diingat adalah segala sesuatu keberhasilan itu  bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk mewujudkannya. Jika anda mempunyai impian untuk  menjadi seorang  pengusaha yang sukses dan punya niat untuk mewujudkannya, maka segeralah bangun dari mimpi anda. Bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi  anda itu menjadi kenyataan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, jasa ataupun ide yang bisa  sukses. Mereka tidak mengenal kata tidak bisa atau tidak mampu.

2. Semangat dan KegigihanAntusiasme, semangat dan kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru untuk mencapai keberhasilan. Bila anda loyo, tidak bersemangat dan dan bermalasan, yakinlah tidak  lama lagi anda akan segera mengalami kegagalan total. Carilah motivasi  usaha anda itu dengan mempelajari perjuangan pengusaha-pengusaha yang  sukses pendahulu anda.

3. Mempunyai Pengetahuan Dasar-dasar BisnisTanpa adanya pengetahuan dasar-dasar bisnis hanya akan membuat usaha anda  seperti sebuah kelinci percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak  mengalami kegagalan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan.  Yang terbaik adalah belajar sambil bekerja. Bekerja dengan orang lain  dulu sebelum anda  menjadi pebisnis sangat membantu anda menyerap ilmu  dan pengalaman dan siap sukses.

4. Berani Mengambil ResikoSetiap sesuatu yang kita usahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar  hasil yang ingin dicapai, tentu kemungkinan resiko yang akan dialami  apabila mengalami kegagalan juga besar. Orang yang berani mengambil  resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut akan kegagalan, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.

5. Kerja KerasHanya dengan bekerja keraslah sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan  kesuksesan. Bohong apabila ada yang mengatakan dia meraih keberhasilan  yang gemilang hanya dengan duduk beberapa saat di tempat kerja seperti  yang sering dikatakan pengiklan di internet. Sebenarnya awal mula mereka merintis usahanya itu adalah dengan kerja keras tanpa mengenal putus  asa dan banyak berkorban waktu dan tenaga.

6. Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain

Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.”  Seorang calon  pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari  dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau  kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan  dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.

7. Bersedia Menerima kritikan dan Nasehat Dari Orang Lain

Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah  sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi  orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat  dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia  ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan.  Dengan mengetahui kekurangan yang ada pada kita maka kita bisa  memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau  menegur dan mengkritik kita.

8. Menjalin Kerjasama Dengan Orang Lain

Betapapun   pandainya seseorang itu, apabila dia bekerja sendiri maka  perjuangannya itu hanya akan sia-sia belaka. Tidak ada seorang  pebisnis pun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra  kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat-saat  sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.

9. Berani Menghadapi Kegagalan

Jangan dikira para pebisnis yang telah mapan dan maju tidak pernah mengalami  kegagalan. Bahkan mereka pun suatu waktu pernah mengalaminya. Hanya saja mereka tidak pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses. Orang  yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan  apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.

10. Tidak Suka Menunda

Seperti kata pepapatah: “Time is money!”Oleh karena janganlah suka menunda-nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah  saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan  berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat anda menyesal.

11. dan terakhir, setelah bisnis sudah mulai berjalan. para pembisnis harus mengikuti peraturan-peraturan yang sudah ad dalam membangun bisnis termasuk juga dengan etika bisnis nya. karena suatu bisnis dapat berjalan dengan lancar disebabkan oleh etika-etika yang diterapkan oleh pembisnis tersebut

sumber : http://fadhlyashary.blogspot.com/2012/03/10-tips-menjadi-pengusaha-sukses.html

ETIKA DALAM MUSIK

     Kali ini saya akan membahas tentang hubungan antara etika dengan industri musik. Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian.Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.

     Hampir setiap hari kita selalu mendengar musik baik itu di radio, televisi, handphone, atau bahkan kita sendiri yang menyanyi di berbagai macam tempat dan situasi. Hal ini menandakan bahwa kita tidak bisa lepas dari musik karena musik merupakan suatu bentuk hiburan bagi diri kita. Tidak hanya suara yang merdu dan instrument lagu yang indah yang kita dengar ditelinga tapi musik juga mengadung arti dari syair yang terkandung dari setiap lagu tersebut yang mampu membuat setiap orang merasa terhibur dan menyukainya.

     Saat ini, industri musik juga telah dijadikan lahan bisnis bagi para produser rekaman, label, bahkan oleh penyanyi atau grup band itu sendiri. Di Indonesia sendiri, hal tersebut sangat jelas terlihat sekarang ini dengan ditandai dengan munculnya berbagai macam grup band baru, penyanyi solo atau single, bahkan boyband dan girlband yang ikut meramaikan belantika musik tanah air. Mereka berlomba-lomba menciptakan karya serta inovasi baru untuk merebut hati para pencinta musik di tanah air. Selain untuk berkarya, hal tersebut juga merupakan mata pencaharian mereka untuk mencari nafkah.

     Namun saat ini, banyak juga penyanyi atau grup band yang hanya “iseng” atau “aji mumpung” untuk terjun di industri musik tanah air dengan hanya bermodalkan tampang dan ketenaran yang telah mereka miliki sebelumnya tanpa memiliki bakat atau talenta dalam menyanyi, mereka melakukannya hanya sekedar untuk mencari sensasi, mendongkrak popularitas, atau menambah pundi-pundi penghasilan mereka. Hal tersebut tentu saja akan merusak citra industri musik di Indonesia karena tidak memiliki kualitas sebagai seseorang musisi.

     Namun banyak juga penyanyi atau grup band tanah air yang memang benar-benar memiliki talenta dalam bermusik, salah satu contohnya adalah grup band Platinoem Band. Grup band tersebut beranggotakan 5 orang mahasiswa-mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta terkenal di daerah Depok yang memiliki prestasi di dalam bidang musik yaitu Donny (Drum), Sam (Lead & Layer Vocal), Candra (Bass & Backing Vocal), Mocek (Electric Guitar & Backing Vocal), dan Angga (Acoustic & Electric Guitar, Backing Vocal).

     Jika saat ini pasar musik tanah air sedang didominasi band dengan lagu bergenre pop melayu, Platinoem Band tetap mengusung warna musik pop progresif. Mereka berusaha menentang arus dengan caranya sendiri dengan menggandeng Sony Music Indonesia dan Kaln entertainment.  Selain itu, mereka juga mengandeng seorang musisi dan penata musik handal di tanah air Yovie Widianto serta beberapa musisi lain seperti Ronald (ex Drummer Gigi, DR.PM), dan Diat (Yovie & Nuno) Aria Baron (founder /rif, Gigi, Baron’Soulmates) Dody Is (Kahitna).

     Di dalam album Platinoem Band yang bertajuk self-tittled:Platinoem, Yovie mempercayakan 2 buah karya lagu ciptaannya di re-arragement dan dibawakan oleh Platinoem band, yakni bertajuk “Bukan Untukmu”. Lagu ini pernah di populerkan oleh Rio Febrian sekitar tahun 2002 dan lagu “Biarkanlah” merupakan daur ulang lagu Kahitna di album pertama tahun 1996. Lagu yang diciptakan oleh musisi lain maupun yang diciptakan oleh personil Platinoem band itu sendiri sangatlah berbeda karena disesuaikan dengan bakat dan kemampuan masing-masing pencipta.

     Apabila dilihat dari sisi etikanya, suatu band haruslah mempunyai segi etika dari lirik lagu, video clip, juga dari segi hak cipta music atau lagu. Jika dari segi etika lirik lagu, suatu band haruslah membuat lirik lagu yang baik ataupun bermanfaat bagi fans atau pun orang lain karena dengan lirik yang baik juga mudah di ingat maka band tersebut akan dapat lebih mudah dikenal orang banyak. Hal tersebut sudah didapat oleh Platinoem Band karena lirik yang terdapat pada lagu-lagunya baik dan bermanfaat serta mudah diingat oleh masyarakat.

     Lalu dari segi video clip, video clip juga harus mempunyai nilai etika. Video clip yang dibuat haruslah memiliki konsep dan dapat di pahami dan diterima oleh masyarakat sebagai tujuan dari lagu yang dibawakan dan digambarkannya melalui video clip. Jadi video clip dan lagu harus sesuai makna dan artinya. Selain itu yang tidak kalah penting, video clip tersebut juga tidak boleh mengandung unsure-unsur pornografi dan pornoaksi karena video clip tersebut merupakan konsumsi publik yang dapat dilihat oleh orang dewasa maupan anak-anak.

     Dan yang terakhir dari segi hak cipta atau penciptaan lagu. Hal ini yang dapat membuat kepemilikan hak pada lagu, jadi suatu band haruslah berkomitmen agar lagu yang dibuat hanyalah semata untuk band tersebut saja. Dalam hal ini Platinoem Band membawakan lagu yang berjudul Bukan Untukmu yang diciptakan oleh Yovie Widiyanto. Hal tersebut tidak melanggar etika karena mereka memang bekerjasama untuk mengaransemen ulang lagu tersebut. Selain itu, Platinoem Band juga harus menjaga nama baik penciptanya.

 

Sekian pendapat saya mengenai Platinoem Band. Maju terus industri musik tanah air!!!

Etika, Norma, dan Moralitas

ETIKA DAN MORALITAS

Etika berasal dari dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha) yang berarti adat istiadat. Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain. Sedangkan moralitas berasal dari kata latin Mos (jamak – Mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan. Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana layaknya sebuah kebiasaan.

 

MACAM-MACAM NORMA

Norma itu dibagi 2 yaitu norma khusus dan norma umum. Norma khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain. Sedangkan norma umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal. Norma umum sendiri dibagi menjadi 3 yaitu norma sopan santun / norma etiket adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari, norma hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, dan norma moral yaitu aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia.

 

TEORI ETIKA

Teori Etikadi bagi menjadi 4, yaitu:

Etika Teleologi

            dari kata Yunani,  telos = tujuan, 

            Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.

            Dua aliran etika teleologi :

 – Egoisme Etis

Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri.

Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.

Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadi hedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar.

 

 – Utilitarianisme

 

berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”.

Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja  satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number”, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar. Utilitarianisme , teori ini cocok sekali dengan pemikiran ekonomis, karena cukup dekat dengan Cost-Benefit Analysis. Manfaat yang dimaksudkan utilitarianisme bisa dihitung sama seperti kita menghitung untung dan rugi atau kredit dan debet dalam konteks bisnis

Utilitarianisme, dibedakan menjadi dua macam :

  1. Utilitarianisme Perbuatan (Act Utilitarianism)
  2. Utilitarianisme Aturan (Rule Utilitarianism)

Prinsip dasar utilitarianisme (manfaat terbesar  bagi jumlah orang terbesar) diterpakan pada perbuatan.

Utilitarianisme aturan membatasi diri pada justifikasi aturan-aturan moral.

Deontologi

Istilah deontologi berasal dari kata  Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban  kita dan karena perbuatan kedua dilarang’. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.

Ada tiga prinsip yg harus dipenuhi :

(1)   Supaya tindakan punya nilai moral, tindakan ini harus dijalankan berdasarkan kewajiban

(2)   Nilai moral dari tindakan ini tidak tergantung pada tercapainya tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu, berarti kalaupun tujuan tidak tercapai, tindakan itu sudah dinilai baik

(3)   Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip ini, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hukum moral universal

Bagi Kant, Hukum Moral ini dianggapnya sbg perintah tak bersyarat (imperatif kategoris), yg berarti hukum moral ini berlaku bagi semua orang pada segala situasi dan tempat. Perintah Bersyarat adalah perintah yg dilaksanakan kalau orang menghendaki akibatnya, atau kalau akibat dari tindakan itu mrpk hal yg diinginkan dan dikehendaki oleh orang tersebut.Perintah Tak Bersyarat adalah perintah yg dilaksanakan begitu saja tanpa syarat apapun, yaitu tanpa mengharapkan akibatnya, atau tanpa mempedulikan  apakah akibatnya tercapai dan berguna bagi orang tsb atau tidak.

Teori Hak

Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi  baik buruknya  suatu perbuatan atau perilaku. Teori Hak merupakan suatu aspek  dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban. Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena itu hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.

Teori Keutamaan (Virtue)

memandang  sikap atau akhlak seseorang.

Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya.

Keutamaan bisa didefinisikan  sebagai berikut : disposisi watak  yang telah diperoleh  seseorang dan memungkinkan  dia untuk bertingkah  laku baik secara moral.

Contoh keutamaan :

  1. Kebijaksanaan
  2. Keadilan
  3. Suka bekerja keras
  4. Hidup yang baik

Keutamaan yang harus menandai pebisnis perorangan bisa disebut : kejujuran, fairness, kepercayaan dan keuletan. Keempat keutamaan ini berkaitan erat satu sama lain dan kadang-kadang malah ada tumpang tindih di antaranya. Fairness : kesediaan untuk memberikan apa yang wajar kepada semua orang dan dengan wajar dimaksudkan apa yang bisa disetujui oleh semua pihak yang terlibat dalam suatu transaksi. Keutamaan-keutamaan yang dimilliki manajer dan karyawan sejauh mereka mewakili perusahaan, adalah : Keramahan, Loyalitas, Kehormatan dan Rasa malu. Keramahan merupakan inti  kehidupan bisnis, keramahan  itu hakiki untuk setiap hubungan antar manusia, hubungan bisnis tidak terkecuali. Loyalitas berarti bahwa karyawan tidak bekerja semata-mata untuk mendapat gaji, tetapi mempunyai juga komitmen yang tulus dengan perusahaan. Kehormatan adalah keutamaan yang membuat karyawan menjadi peka terhadap suka dan duka serta sukses dan kegagalan perusahaan. Rasa malu membuat karyawan solider dengan kesalahan  perusahaan.

 

ETIKA SECARA UMUM

Etika Terapan

Etika sebagai Refleksi adalah pemikiran moral.

Etika sbg refleksi krisis rasional meneropongi dan merefleksi kehidupan manusia dg mendasarkan diri pada norma dan nilai moral yg ada di satu pihak dan situasi khusus dari bidang kehidupan dan kegiatan khusus yg dilakukan setiap orang atau kelompok orang dlm suatu masyarakat.

Dalam etika sebagai refleksi kita berfikir tentang apa yang dilakukan  dari khususnya tentang apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Etika sebagai refleksi menyoroti dan menilai baik buruknya perilaku orang. Etika dalam arti ini dapat dijalankan pada taraf populer maupun ilmiah

Secara umum Etika dibagi menjadi :

  1. Etika Umum
  2. Etika Khusus

Etika Umum berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi-kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis, bgmn manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika, lembaga-lembaga normatif dan semacamnya.

Etika Khusus adalah penerapan prinsip-prinsip atau norma-norma moral dasar dalam bidang kehidupan yg khusus.

Etika Khusus dibagi menjadi 3 :

  1. Etika Individual
  2. Etika Sosial
  3. Etika Lingkungan hidup
  1. Etika Individual lebih menyangkut kewajiban dan sikap manusia thd dirinya sendiri.
  2. Etika Sosial berbicara mengenai kewajiban dan hak, sikap dan pola perilaku manusia sbg makhluk sosial dlm interaksinya dg sesamanya.
  3. Etika individual dan etika sosial berkaitan erat satu sama lain. Karena kewajiban seseorang thd dirinya berkaitan langsung dan dalam banyak hal mempengaruhi pula kewajibannya thd orang lain, dn dmk pula sebaliknya.

 

Etika Lingkungan Hidup, berbicara mengenai hubungan antara manusia baik sbg kelompok dg lingkungan alam yg lbh luas dlm totalitasnya, dan jg hubungan antara manusia yg satu dg manusia yg lainnya yg berdampak langsung  atau tdk langsung pd lingkungan hidup scr keseluruhan.

Etika Lingkungan dapat berupa :

-            cabang dr etika sosial, sejauh menyangkut hubungan antara manusia dg manusia yg berdampak pd lingkungan)

-            Berdiri sendiri, sejauh menyangkut hubungan antara manusia dg lingkungannya

 

MITOS BISNIS AMORAL

Mitos Bisnis Amoral

            Mengungkapkan suatu keyakinan bahwa antara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubungan sama sekali

            Etika justru bertentangan dengan bisnis dan akan membuat pelaku bisnis kalah dalam persaingan bisnis yang ketat

            Orang bisnis tidak perlu memperhatikan imbauan-imbauan, norma-norma dan nilai moral

 

PRINSIP ETIKA BISNIS

  1. Prinsip otonomi

            Otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadaran sendiri tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.

            Orang yang otonom adalah orang yang bebas mengambil keputusan dan tindakan serta  bertanggung jawab atas keputusan dan tindakannya tersebut

2. Prinsip Kejujuran

ü  Kejujuran dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak

ü  Kejujuran dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga sebanding

ü  Kejujuran dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan 

3. Prinsip Keadilan

            Prinsip keadilan menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang  adil dan sesuai dengan kriteria yang rasional objektif dan dapat dipertanggung jawabkan

4.Prinsip Saling Menguntungkan

            Prinsip ini menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. Dalam bisnis yang kompetitif, prinsip ini menuntut agar persaingan bisnis haruslah melahirkan suatu win-win solution

5.Prinsip Integritas Moral

            Prinsip ini dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan agar dia menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baiknya atau nama baik perusahaan 

 

KELOMPOK STEKHOLDERS

1.    Kelompok primer. Pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, konsumen, penyalur dan pesaing atau rekanan. Perusahaan harus menjalin relasi bisnis yang baik dan etis dengan kelompok ini

  1. Kelompok sekunder. Pemerintah setempat, pemerintah asing, kelompok sosial, media massa, kelompok pendukung, masyarakat

ETIKA UTILITARIANISME

Etika Utilitarianisme :

  • Dikembangkan pertama kali oleh Jeremi Bentham (1748 -1832).
  • Adalah tentang bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi dan legal secara moral.

Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme

v  Pertama, MANFAAT

v  Kedua, MANFAAT TERBESAR

v  Ketiga, MANFAAT TERBESAR BAGI SEBANYAK MUNGKIN ORANG

Nilai  Positif Etika Utilitarianisme

  • Pertama, Rasionalitas.
  • Kedua, Utilitarianisme sangat menghargai kebebasan setiap pelaku moral.
  • Ketiga, Universalitas.

Kelemahan Etika Utilitarisme

  • Pertama, manfaat merupakan konsep yg begitu luas shg dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yg tidak sedikit
  • Kedua, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pd dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dg akibatnya.
  • Ketiga, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang
  • Keempat, variabel yg dinilai tidak semuanya dpt dikualifikasi.
  • Kelima, seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dlam menentukan proiritas di antara ketiganya
  • Keenam, etika utilitarisme membenarkan hak kelompok minoritas tertentu dikorbankan demi kepentingan mayoritas

 

Syarat bagi Tanggung Jawab Moral :

• Tindakan itu dijalankan oleh pribadi yang rasional.

• Bebas dari tekanan, ancaman, paksaan atau apapun namanya.

• Orang yang melakukan tindakan tertentu memang mau melakukan tindakan itu.

Status Perusahaan

-          Terdapat dua pandangan (Richard T. De George, Business Ethics, hlm.153), yaitu :

• Legal-creator, perusahaan sepenuhnya ciptaan hukum, karena itu ada hanya berdasarkan hukum.

• Legal-recognition, suatu usaha bebas dan produktif.

  Tanggung jawab sosial perusahaan hanya dinilai dan diukur berdasarkan sejauh mana perusahaan itu berhasil mendatangkan keuntungan sebesar-besarnya (Milton Friedman,The Social Responsibilities of Business to Increase Its Profits, New York Times Magazine,13-09-1970)

Ini hanyalah bentuk tanggung jawab legal…

• Anggapan bahwa perusahaan tidak punya tanggung jawab moral sama saja dengan mengatakan bahwa kegiatan perusahaan bukanlah kegiatan yang dijalankan oleh manusia.

• Tanggung jawab moral perusahaan dijalankan oleh staf manajemen.

• Tanggung jawab legal tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab moral.

Sesungguhnya, pada tingkat operasional bukan hanya staf manajemen yang memikul tanggung jawab sosial dan moral perusahaan ini, melainkan seluruh karyawan

Lingkup Tanggung jawab Sosial

• Keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial yang berguna bagi kepentingan masyarakat luas.

• Keuntungan ekonomis.

Argumen yang Menentang Perlunya Keterlibatan Sosial Perusahaan :

• Tujuan utama Bisnis adalah Mengejar Keuntungan Sebesar-besarnya.

• Tujuan yang terbagi-bagi dan Harapan yang membingungkan.

• Biaya Keterlibatan Sosial.

• Kurangnya Tenaga Terampil di Bidang Kegiatan Sosial.

 

Argumen yang Mendukung Perlunya Keterlibatan Sosial Perusahaan :

• Kebutuhan dan Harapan Masyarakat yang Semakin Berubah.

• Terbatasnya Sumber Daya Alam.

• Lingkungan Sosial yang Lebih Baik.

• Perimbangan Tanggung Jawab dan Kekuasaan.

• Bisnis Mempunyai Sumber Daya yang Berguna.

• Keuntungan Jangka Panjang.

 

Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan :

• Prinsip utama dalam suatu organisasi profesional, termasuk perusahaan, adalah bahwa struktur mengikuti strategi.

• Artinya, struktur suatu organisasi didasarkan ditentukan oleh strategi dari organisasi atau perusahaan itu.

• Strategi yang diwujudkan melalui struktur organisasi demi mencapai tujuan dan misi perusahaan perlu dievaluasi secara periodik, salah satu bentuk evaluasi yang mencakup nilai-nilai dan tanggung jawab sosial perusahaan adalah Audit Sosial.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.