BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Kerangka Teori
2.1.1 Pengertian Studi Kelayakan
Studi kelayakan proyek menurut Suad Husnan dan Suwarsono,2005 adalah pene;itian tentang dapat tidaknya suatu proyek (proyek investasi) dilaksanakan dengan berhasil.
Studi kelayakan proyek menurut Husein Umar, 2002 adalah suatu penelitian tentang layak atau tidaknya suatu proyek bisnis yang biasanya merupakan proyek investasi itu dilaksanakan.
Obyek yang diteliti dapat berbentuk proyek besarmaupun proyek yang sederhana. Pengertian keberhasilan ini dapat diartikan beda-beda.
– Pihak swasta : lebih berminat mengenai manfaat ekonomis suatu investasi.
– Pihak pemerintah atau lembaga non profit : menguntungkan dalam arti yang lebih relatif seperti :
a. Manfaat bagi masyarakat luasdalam penyerapan tenaga kerja
b. Pemanfaatan sumber dayatersebut
c. Penghematan devisa serta penambahan devisa.
Padaumumnya suatustudi kelayakan proyek menyangkut 3 aspek yaitu
1. Manfaat ekonomis proyek tersebut bagi proyek itu sendiri (manfaat finansial) dengan maksud apakah ppproyek tersebut menguntungkan apabila dibandingkan dengan resiko proyek tersebut.
2. Manfaat ekonomis proyektersebut bagi negara tempat proyek itu doilaksanakan (manfaat ekonomi nasional)
3. Manfaat sosial proyek tersebut bagi masyarakat sekitar proyek tersebut.

2.2. Kajian Penelitian Sejenis

Kajian penelitian sejenis berisikan mengenai kajian hasil dari penelitian yang sejenis atau memiliki kesamaan topik dan variable yang akan diteliti oleh penulis.
Tujuan dari kajian penelitian sejenis ini adalah untuk mendorong mahasiswa guna menghargai hasil pemikiiran dan penelitian orang lain dan juga untuk menanamkan budaya ilmiah dengan selalu mereview hasil penelitian orang lain, sebelum mahasiswa melakukan penelitian sendiri.

1. Judul : Studi Kelayakan Proyek untuk pengembangan pada Toto VCD Rental
Nama : Reny Dian Savitri

Dengan memperhitungkan dari segi aspek keuangan menggunakan metode NPV, IRR, PI dan pengembalian investasi dengan peyback periode. Dari penelitian yang dilakukannya maka diperoleh :
– Waktu pengembalian modal investasi dengan menggunakan metode payback periodadalah 1 tahun 6 bulan yang lebih cepat dari umur ekonomisnya yaitu 5 tahun sehingga usulan pengembangan usaha yang akan dilakukan dapat diterima
– NPV menunjukan hasil yang positif yaitu Rp. 4.769.453,00 maka usulan tersebut dapat diterima.
– IRR menunjukan hasil 42%, walawpun lebih besar dari bunga 21% berati akan lebih aman jika memilih investor atau Bank Mandiri yang memilih tingkat bunga yang lebih rendah yaitu sebesar 19%
– PI yang diperoleh menunjukan hasil 1,3

Kesimpulannya :
– Bahwa usaha penegmbangan Toko penyewaan VCD layak untuk dikembangkan dan peluang investasi yang ditanamkan dalam proyek ini cukup menguntungkan dan sangat membantu

2. Judul : Analisa Kelayakan investasi Pada Usaha Warnet “WeTneT”
Nama : Ayub Setiadi

Data yang digunakan adalah 2 tahun yang dimulai dari mei 2003 sampai dengan april 2004. Dari penelitiaan yang dilakukannya diperoleh :
– Jangka waktu yang diperlukan untuk menutupi investasi yang besarnya Rp. 68.950.000 adalah selama 17 bulan atau sekitar 1 tahun 5 bulan.
– NPVnya bernilai positif sebesar Rp.23.287.567,70
– IRR nyasebesar 48,25% lebih bsar dari pada tingkat bunga 30% yang digunakan
– PI nya bernilai 1,33
– Tingkat penggunaan komputer rata-rata dalam perbulan sebesar 74,12%
Kesimpulannya :
Usaha Warnet “WeTneT” yang telah dijalankan tersebut layak untuk dipertahankan dan selanjutnya diteruskan mengingat keuntungan yang akan diterima oleh pemilik usaha tersebut.

2.3 Pengembangan Hipotesis

– NPV, IRR, PI merupakan metode-metode yang di gunakan untuk mengetahui layak atau tidaknya pengembangan bisnis tersebut.

Tugas ini diberikan oleh Bapak Prihantoro